MATI
Berita duka seringkali terdengar dari
speaker masjid yang dikampung, satu per satu manusia meniggalkan panggung
sandiwara dunia yang fana ini. Terkubur dibawah pengapnya liang lahat yang akan
menjadi rumah baru mereka , dan satu-satunya harta yang dibawa adalah kain
kafan yang membungkus badan. Meninggalkan keluarga, kerabat dan teman serta
harta yang selama ini mati-matian mereka cari seumur hidup.
Dunia adalah jembatan menuju akhirat,
namun seringkali manusia terlena dengan segala kenikamatan yang ditawarkan oleh
dunia hingga terlupa bahwa semuanya fana.
Yang berusaha menjadikan akhirat sebagai tujuan hidupnya acapkali di cap
orang aneh.
“dasar
sok alim”
“eh,
jangan-jangan kajian yang kamu ikutin itu ada ajaran yang terselubung mending
jangan deh”
Hal tersebut mengingatkan saya pada
hadist yang saya kutip dari platform Rumaysho.com dari Abu Hurairah, Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Islam dating dengan keadaan yang asing, akan
kembali pula dalam keadaan asing. Sungguh beruntunglah orang yang asing”
(HR. Muslim no. 145)
Seyogyanya kita sebagai insan yang
diberi kesempurnaan akal mempersiapkan kematian sebaik mungkin karena hanya
satu hal yang dapat menyelamatkan kita dari pedihnya siksa kubur yaitu amalan shalih
Komentar
Posting Komentar